Situs Terpercaya untuk Agen Bola, Agen Poker, Kasino Online dan Judi Bola

Analisa Bisnis Judi Kasino di Luar Negeri

Beberapa saat yang ada wacana yang akan dimasukkan ke dalam Kawasan Wisata Terpadu Ekskusif (KWTE). Wacana tersebut adalah tentang legalisasi tempat judi yang telah menimbulkan kontroversi dari berbagai pihak. Para masyarakat berpendapat bahwa judi bisa menjatuhkan harkat dan martabat bangsa Indonesia.

Salah satunya adalah rencana pembangunan kasino di sekitas KWTE tersebut. Beberapa berpendapat bahwa hal ini dapat memajukan perekenomian negara. Mereka berpendapat bahwa bangsa yang maju adalah mereka yang memisahkan antara bisnis dan agama.

Hal tersebut tentu bertentangan dengan Undang-Undang Pasal 303 KUHP yang berisi larangan tentang segala bentuk perjudian di tanah air. Beberapa kader DPR yang ikut andil dalam membuat kebijakan inipun sempat ragu karena hal ini akan menimbulkan konflik dan tidak akan berjalan dengan baik. Mereka takut akan menjadi seperti Eddie Wibowo yang dikeluarkan dari anggota DPR setelah melakukan studi banding mengenai perjudian di Mesir.

Pro Legalisir Judi

Negara kecil seperti Malaysia dan Singapura adalah beberapa contoh Negara yang telah berkembang karena adanya legalisasi judi dan kasino. Meskipun dibatasi oleh letak geografis dan jumlah penduduk, tetapi mereka tetap bisa bertahan. Bahkan beberapa waktu yang lalu ada kabar bahwa singapura akan membangun 2 kasino lagi. Sedangkan di Malaysia meskipun mayoritas penduduk mereka muslim tetapi mereka tidak terpengaruh oleh kebijakan ini.

Contoh di dalam negeri adalah Pulau Batam yang sempat melegalkan judi pada era Pak Habibie. Banyak penduduk yang menjadi tenaga kerja dan tidak lagi menganggur karenanya. Selain menambah devisa Negara, hal tersebut juga mampu menaikan taraf kehidupan warga disekitarnya. Menurut PM Singapura Lee Hsien Liong tahun 2004 silam, Batam sempat menjadi tempat favorit warga Singapura untuk berjudi.

Kontra Legalisir Judi

Dari zaman para nabi sudah disebutkan bahwa judi dapat merusak moral dan martabat umat manusia. Judi adalah penyakit yang membuat kerusakan di dalam jiwa seorang manusia. Dari zaman para nabi hingga sekarang judi adalah salah satu permasalahan yang terjadi di dalam suatu pemerintahan.

Judi membuat seseorang terlalu berhayal bahwa semua keinginan dan impian dapat terpenuhi dalam sekejap mata. Bagi yang sudah terjerumus tanpa disadari mereka sudah membuat kebangkrutan di dalam diri mereka sendiri.

Menurut studi luar negeri 1-8% jumlah penduduk dari suatu Negara mengidap penyakit judi. Menurut penelitian pada tahun 1999, Australia menempati peringkat pertama dalam pengidap penyakit judi terbanyak, yang kedua adalah Amerika dan disusul Singapura.

Judi membuat pondasi ekonomi menjadi roboh, nilai moral menjadi rusak dan etos kerja menjadi menurun. Iman adalah satunya-satunya pegangan untuk menghindari hal yang merusak ini.

Singapura dan Batam

Kasino Judi Batam

Pada era kepemimpinan Presiden Soeharto pada tahun 70’an silam, PM Singapura Lee Kuan Yew sempat berdikusi mengenai pembangunan Batam. Presiden Soeharto dan Lee Kuan Yew saat itu sepakat untuk tidak mendirikan kasino karena menurut mereka hal itu akan menyebabkan etos kerja rakyat menjadi runtuh.

Setelah 40 tahun berlalu anak kandung Lee Kuan Yew yang juga telah menjadi menjadi Perdana Menteri yaitu  Lee Hsien Liong mulai melakukan perombakan.Perdana Menteri yang biasa dipanggil BG Lee tersebut berencana membangun kasino di area kawasan wisata resort. BG Lee mempunyai visi yang berbeda dengan ayahnya, dia ingin membangun kasino terbesar di Asia Tenggara.

Setelah BG Lee mengemukakan pendapatnya ke media masa tidak lama kemudian ayahnya Lee Kuan Yew menyetujui proposal BG Lee tersebut. Tidak ada yang tahu kenapa Lee Kuan Yew menyetujui proposal yang menurutnya sangat diharamkan tersebut. Setelah persetujuan tersebut BG Lee mulai gencar-gencarnya membangun Resort Kasino di Marina Bay dan Sentosa Island.

Perbandingan Judi di Indonesia dan Luar Negeri

Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah umat muslim pasti sangat tidak setuju dengan legalisasi tempat judi apalagi resort kasino. Masyarakat pasti akan berpendapat bahwa sesuatu yang dilarang oleh agama dan menentang hukum adalah sesuatu yang tentu salah.

Jika kita melihat Negara tetangga mereka mempunyai kebijakan langsung dari pemerintahnya. Seperti kebijakan pemerintah Malaysia yang melarang umat muslim dan penduduk pribumi ikut berjudi. Atau regulasi pemerintah Singapura yang hanya mengijinkan perjudian dilakukan oleh kalangan menengah keatas.

Satu hal yang pasti adalah bahwa apapun hal yang berbentuk perjudian dalam suatu Negara pasti akan menimbulkan pro dan kontra.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top